5 Hewan Aneh Yang Terekam di Laut Dalam

5 Hewan Aneh Yang Terekam di Laut Dalam

fyi.my.id - 5 Hewan Aneh Yang Terekam di Laut Dalam. Laut dalam adalah bagian yang terletak di kedalapan samudera dengan mencapai lebih dari kedalaman 1.800 meter. Bisa dibilang, sinar matahari saja sudah tidak mampu menembus dan memiliki tekanan air yang begitu kuat yang bisa membuat benda padat menjadi gepeng, apalagi manusia.

Karena seolah tidak pernah tersentuh oleh ilmuwan, maka makhluk-makhluk yang ada di bagian laut dalam kerap dianggap aneh, unik dan menyeramkan. Padahal bentuk mereka seperti itu karena adaptasi dengan kondisi laut dalam yang juga cukup ekstrem.

5 Hewan Aneh Yang Terekam di Laut Dalam

1. Ikan Barreleye

Ikan Barreleye Pasifik ditemukan pada tahun 1939, tetapi belum pernah tertangkap hidup-hidup hingga tahun 2004. Itu dikarenakan ikan ini agak sensitif terhadap tekanan. Ikan ini hidup di perairan yang dalam dan beriklim tropis di daerah Atlantik, Pasifik dan Laut Hindia.

Barreleye memiliki darah berwarna putih, Karena suhu di habitatnya sangat rendah maka mereka tidak memerlukan hemoglobin untuk melarutkan oksigen ke dalam darahnya. Hal ini merupakan keuntungan bagi mereka karena dengan darahnya yang tidak memiliki hemoglobin aliran darahnya menjadi lebih lancar dan mudah dipompa dalam suhu yang sangat rendah.
Mata Barreleye ini sangat sensitif, menangkap sekecil apapun aliran cahaya yang tersedia. Tidak seperti kebanyakan ikan lainnya, kedua matanya berada di depan kepala dan mengarah pada titik dalam arah yang sama, yang memberikannya penglihatan binokular menakjubkan. Dan dalam laporan penelitian tahun 2009, dijelaskan bahwa mata ikan pada tempurung transparan ini dapat berputar.

2. "Ningen"

Ningen atau Manusia Antartika adalah kriptid laut yang pertama kali menjadi bahan perbincangan di situs komunitas maya 2channel subforum Okultisme. Makhluk ini dinamai ningen karena berbentuk seperti manusia (dalam bahasa jepang: ningen).

Dalam video yang di ambil oleh Japanese Agency for Marine-Earth Science and Technology tampak sesosok makhluk humanoid yang diduga merupakan Ningen. Dalam kamera bergerak lambat mencoba mendekati makhluk tersebut, terlihat dua buat mata berwarna putih dan nampah wajahnya tersenyum.
Namun, dalam deskripsi sebuah akun yang mengunggah video tersebut dikatakan bahwa Sebenarnya itu adalah batu besar dengan dua batu kecil bulat di atasnya.

3. Magnapinna Squid

Cumi-cumi Magnapinna dari laut dalam ini direkam oleh Shell di Perdido Area of Alaminos Canyon pada kedalaman 7800 ft pada tahun 2007. Rekaman pertama spesies Magnapinna berasal dari tahun 1907.

Namun, Karena kondisinya yang buruk, tidak ada pengamatan yang luar biasa dilakukan. Pada 1990-an, lima spesimen yang belum dewasa ditemukan. Dua di Atlantik (Magnapinna sp. A), dan tiga di Pasifik (Magnapinna pacifica).

Cumi-cumi Magnapinna yang memiliki sirip besar itu memiliki tentakel panjang dan besar yang lebih mirip lengan. Bahkan bentuknya mirip kaki bersiku karena di bagian tengahnya dapat menekuk. Panjang tubuhnya diperkirakan sekitar 7 meter.

4. "Black Ctenophora"

Video ini diambil oleh ROV (kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh) pada kedalaman 3753 kaki di Samudra Hindia. Terlihat makhluk misterius membentuk layaknya sebuah simbol. Hewan ini spesies yang langka, tidak terdeskripsikan secara baik, hampir seluruhnya berwarna hitam.
Namun, beberapa saat kemudian makhluk tersebut berubah bentuk layaknya ubur-ubur Ctenophora atau Ubur-Ubur sisir. Namun tidak adanya informasi resmi bahwa makhluk yang ada di video adalah Ubur-ubur Ctenophora.
Hanya saja dalam sebuah penelitian oleh Woods Hole Oceanographic pada tahun 2009, mereka menemukan Ctenophora langka berwarna hitam yang jika disandingkan dengan video tersebut memiliki bentuk yang serupa.

5. Gulper Eel

Sebuah TIM Oseanografer yang disebut tim Nautiles menemukan Gulper Eel atau Belut Gulper. Belut Gulper sebenarnya merupakan ordo dari ikan pari bersirip, yang mirip dengan belut, namun memiliki perbedaan internal.

Sebagian besar ikan tersebut merupakan jenis laut dalam yang dikenal hanya dari spesimen yang sedikit, seperti belut pelikan. Beberapa spesies memiliki cahaya berpendar.

Ikan ini dapat hidup di kedalaman 3.000 meter (10.000 kaki) di samudera hingga zona apotik. (Saccopharyngiformes) nama ilmiah ikan ini pertamakali ditemukan oleh jaring para nelayan.

sumber : http://merekoo.blogspot.com/2019/10/video-5-hewan-aneh-yang-terekam-di-laut.html
Juli 25, 2020 • 0 komentar
Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Isi dari komentar adalah tanggung jawab dari pengirim. FYI Indonesia mempunyai hak untuk tidak memperlihatkan komentar yang tidak etis atau kasar. Jika ada komentar yang melanggar aturan ini, tolong dilaporkan.